Dugaan Manipulasi Suara Ke Partai dan Caleg, Bawaslu Temukan Indikasi Serius?

zonantt

Bogor, ZonaNTT.Com – Berdasarkan temuan Bawaslu Kabupaten Bogor, ditemukan indikasi serius terkait potensi manipulasi suara dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024.

Melansir dari Tempo.co, Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin, mengungkapkan bahwa dugaan penggelembungan suara tersebut disebabkan oleh kesalahan input, yang perlu dipertimbangkan apakah karena kelelahan di pleno ataukah ada unsur kesengajaan.

Penggelembungan suara dilaporkan terjadi melalui pergeseran suara antar partai, antar caleg, dan bahkan perubahan suara partai ke suara caleg.

Kecamatan seperti Ciseeng, Klapanunggal, Gunung Putri, Bojonggede, Jasinga, dan Citeureup tercatat sebagai wilayah yang mengalami perubahan suara tersebut.

Ridwan Arifin menegaskan niatnya untuk menindak lanjuti dugaan kecurangan ini, dengan menyatakan bahwa panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang terbukti sengaja melakukan pergeseran suara dapat dikenai sanksi, baik secara pidana maupun etika.

Di sisi lain, Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia, menyatakan keterbukaan untuk menunggu rekomendasi resmi dari Bawaslu terkait dugaan penggelembungan suara oleh penyelenggara Pemilu.

Ketua KPU menegaskan bahwa selama rapat pleno di tingkat kecamatan, belum ditemukan adanya tindakan pergeseran atau penggelembungan suara, baik itu dari partai politik maupun calon legislatif.

KPU Kabupaten Bogor juga menyuarakan komitmennya untuk mengambil tindakan tegas apabila PPK terbukti dengan sengaja melakukan penggelembungan suara.

Tindakan ini mencakup pemecatan terhadap PPK yang terlibat dalam praktik tersebut, sebagai bentuk respons yang serius terhadap integritas dan transparansi dalam proses demokrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *