Pesona Demokrasi Presiden Jokowi Respon Usulan Ganjar Soal Hak Angket Pilpres 2024.

zonantt

Jakarta, ZonaNTT.Com – Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terhadap usulan calon presiden Ganjar Pranowo mengenai penerapan hak angket di DPR untuk menyelidiki dugaan kecurangan dalam Pemilihan Presiden 2024.

Menurut Presiden, pernyataan Ganjar merupakan bagian dari demokrasi, dan mekanisme serta proses demokratis akan diikuti.

Namun, Partai Golkar dan koalisinya diperkirakan akan menolak usulan tersebut, dengan mendukung calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa penerapan hak angket merupakan bagian dari dinamika demokrasi.

Sementara itu, calon presiden Ganjar Pranowo mencoba mendorong partai-partai koalisi pengusungnya di DPR, bersama koalisi pendukung Anis Bas dan Muhimin Iskandar, untuk mengusulkan hak angket atau interpelasi guna mendalami dugaan kecurangan Pilpres 2024.

Sementara itu, Erlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar, menegaskan bahwa partai koalisi pengusung Probowo-Gibran akan menolak hak angket tersebut.

Erlangga juga mengomentari bergabungnya Partai Demokrat dalam kabinet, yang menyebabkan partai di luar pemerintahan semakin berkurang.

Meskipun hak angket adalah hak politisi DPR, Partai Golkar dan koalisinya diprediksi akan menolak usulan tersebut.

Namun, dengan masuknya Mas Ahy dalam koalisi Presiden, dinamika politik semakin kompleks.

Sebelumnya, calon presiden Anies Baswedan menegaskan bahwa koalisi perubahan siap mendukung usulan hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *