Organ Relawan Ganjar Mahfud Keluarkan Pernyataan Tegas terkait Kontroversi Pemilu 2024.

zonantt

Jakarta, ZonaNTT.Com – Ratusan Organ Relawan Ganjar Mahfud menggelar konferensi pers terkait respons terhadap Pemilihan Presiden pada 14 Februari 2024, aksi tersebut berlangsung di Jl. Brawijaya No. 6 Jakarta Selatan pada Minggu, 18 Februari 2024.

Setelah melalui berbagai tahapan Pencoblosan Pemilihan Presiden, Forum Komunikasi Relawan GANJAR-MAHFUD, Mahasiswa, dan Masyarakat Sipil untuk DEMOKRASI, memberikan sorotan penting terkait proses pencalonan, perhitungan suara, dan Quick Count. Mereka menyoroti potensi penggelembungan suara terhadap paslon tertentu berdasarkan data SIREKAP.

Berikut beberapa hal yang disampaikan organ Ganjar-Mahfud :

  1. Bahwa proses penetapan Calon Wakil Presiden GIBRAN RAKABUMING RAKA (wakil Presiden PASLON 02) dengan melakukan Rekayasa Hukum (konstitusi) sebagaimana Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90 tahun 2023: merupakan upaya menghianati Konstitusi dan merupakan tidakan yang sangat memalukan, Hal ini secara nyata nyata dan kasat mata merupakan dugaan kuat pelanggaran dan atau kecurangan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024:
  2. Bahwa pendaftaran GIBRAN RAKABUMING RAKA sebagai wakil Presiden PASLON 02: yang diterima langsung oleh KPU tanpa melakukan revisi dan atau perubahan atas PKPU (yang mensyaratkan umur 40 tahun) merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh KPU, Hal ini terbukti keputusan DKPP dalam Keputusanya Komisioner KPU dinyatakan BERSALAH: (final and biding) :
  3. Bahwa kami menilai, Hukum telah digunakan sebagai instrument politik, yakni untuk menyandera tokoh tokoh politik supaya mendukung PASLON tertentu, merupakan tindakan untuk merusak system hukum dan upaya menghalang halangi upaya penegakan hukum atas dugaan Tindak Pidana Korupsi serta merusak sistem politik di Indonesia,
  4. Presiden yang bersikaf cawe cawe terhadap penyelenggaraan PILPRES 2024: dengan mengarahkan aparat pemerintah untuk mendukung PASLON tertentu merupakan penodaan terhadap Demokrasi di Indonesia: dan turun langsung kedaerah daerah (tanpa melibatkan KEMENSOS) utuk menyalurkan BANSOS senilai Rp 492 trilyun, sebelum dilangsungkanya pemilihan umum:
  5. Dugaan kuat kecurangan dalam pelaksanaan PEMILU yang dilakukan secara Terstruktur, Masif dan Sistematis yang mendatangkan keuntungan bagi PASLON tertentu secara sungguh sungguh telah menghianati Demokrasi dan Konstitusi yang dapat mengancam dan membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,

Berdasarkan hal hal sebagaimana yang dijelaskan diatas, Forum Komunikasi Relawan Ganjar —Mahfud, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil, yang kami menyatakan diri sebagai PETISI BRAWIJAYA, menyatakan sebagai berikut :

  1. Menolak hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang dilaksanakan pada tanggal 14 Pebruari 2024: yang diwarnai dengan kecurangan:

2.Meminta kepada KPU yang dibentuk kemudian oleh Pemerintah Pusat untuk Melaksanakan pemilihan ulang secara JURDIL, khususnya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024-2029: dengan mengganti Komisioner KPU dan BAWASLU yang ada saat ini,

  1. Memprotes keras Deklarasi Kemenangan PASLON 02 yang dilakukan secara selebrasi berdasarkan @uick Count: sedangkan KPU belum menetapkan pemenang PILPRES berdasarkan perolehan suara terbanyak,: Hal ini secara nyata nyata telah menggiring opini masyarakat luas yang dapat menimbulkan perpecahan dalam masyarakat:
  2. Meminta BAWASLU untuk memproses secara hukum PASLON 02 atas deklarasi kemenangan dimaksud, Meminta kepada yang berwenang untuk mendiskualifikasi PASLON 02: pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024,

Petisi BRAWIJAYA ini bukan hanya sekadar catatan, tetapi juga doa agar upaya bersama dalam membangun Indonesia sesuai cita-cita UUD 1945 mendapat ridho dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Semoga langkah-langkah ini membawa Indonesia menuju kemajuan sejalan dengan idealisme yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *